Dalam rangka Hari Pendidikan Nasional, saya merilis-ulang sebuah buku tentang wajah lain dari ujian sekolah yang digelar di Pondok Modern Darussalam Gontor.

Selama ini, oleh banyak media pers, ujian di sekolah hanya disorot dari kaca mata ujian nasional. Padahal ada banyak bentuk ujian yang dilaksanakan oleh lembaga-lembaga pendidikan formal tanah air, bahkan ada yang tidak mengikuti standar pemerintah seperti yang dilakukan Gontor.

Bagaimana pun, ujian merupakan salah satu tahapan penting dalam kegiatan belajar-mengajar di sekolah. Tanpa ujian, pengajaran yang disampaikan di kelas-kelas tidak memiliki ukuran hasil yang dapat dibaca oleh semua pihak, baik oleh penyelenggara sekolah, guru, murid ataupun wali murid.

Sebuah ujian harus dilaksanakan secara profesional dengan penuh tanggungjawab. Agar apapun hasilnya, benar-benar dapat merefleksikan penguasaan murid terhadap pelajaran yang telah dipelajari selama kurun waktu tertentu.

Dan dalam konteks negara sebagai penanggung jawab pendidikan tanah air, ikhtiar itu diterapkan dalam bentuk Ujian Nasional di semua sekolah negeri dan swasta. Tahun 2019 ini, ujian dilaksanakan dengan menggunakan komputer di mayoritas sekolah (91%).

Tapi ternyata tidak semua sekolah mengikuti ujian yang diadakan oleh negara. Sejak berdiri tahun 1926, Pondok Modern Darussalam Gontor tidak pernah mengikuti Ujian Nasional. Tapi lulusannya bisa diterima di perguruan tinggi dalam dan luar negeri.

Kok bisa? Apa istimewanya kurikulum pesantren di Ponorogo ini? Lantas bagaimana ujian dilaksanakan di lembaga pendidikan berusia hampir 100 tahun tersebut?

Buku “Di Gontor, Tidak Ada Ujian Nasional!”

Silakan unduh dan baca buku gratis ini. Sejak diterbitkan April tahun lalu, buku ujian di Gontor sudah diunduh oleh lebih dari 5.000 pembaca.

Buku ini sengaja saya buat seringkas 50 halaman, lengkap dengan foto dan ilustrasi, agar tuntas dinikmati sekali baca.

Judulnya: “Di Gontor, Tidak Ada Ujian Nasional! Melihat dari Dekat Ujian Sekolah di Pondok Modern Darussalam Gontor”.

Versi digitalnya didistribusikan cuma-cuma ke semua orang dalam rangka menyemarakkan “Hari Pendidikan Nasional” dan dengan harapan dapat menjadi catatan berkualitas untuk ujian sekolah di tanah air.

Berlangganan

Masukkan alamat email bila Anda ingin mendapatkan buku gratis lainnya.

Bergabung dengan 7.032 pelanggan lain

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.