Berapa harga sebuah berita online? 3-10 kali klik.

Jika Anda mengira baca berita daring di internet gratis, Anda salah besar. Tidak ada yang gratis. Semuanya berbayar. Bagi pengelola media, bayarannya berupa jumlah halaman dilihat (pageviews).

Itulah sebabnya, hampir semua media pers dotcom memecah berita mereka menjadi sekian halaman. Nyaris tidak ada yang satu halaman selesai.

Karena dipecah menjadi banyak halaman, pembaca terpaksa melakukan banyak klik agar tuntas membaca. Satu klik sama dengan satu halaman dibuka. Setiap tambahan halaman dibuka dapat menambah jangkauan iklan terhadap pemirsa.

Dari situlah media mendapatkan uang untuk menggaji wartawan, editor, tim marketing, tim SEO, sewa server, sewa gedung dan seterusnya.

Iklan-iklan yang dihadirkan ke pembaca juga dirancang untuk memaksa Anda, khususnya penggenggam ponsel, agar melihat iklan itu dan (syukur-syukur) mengkliknya. Ada yang muncul menutupi bagian tengah berita. Ada yang nongol saat layar digulung ke bawah.

Dan saat video sudah sedemikian diganderung pengguna internet, iklan video pun bergelantungan di banyak sudut halaman berita.

Jadi jangan kesal saat melihat banyak iklan muncul bertubi-tubi saat Anda membaca berita. Karena begitulah seharusnya. Anggaplah itu sebagai bayarannya.

Jika kemudian Anda memutuskan untuk memasang fitur pemblokir iklan, berarti Anda sedang menghindar dari bayaran…. 😉

2 KOMENTAR

  1. Hahaha…
    Ternyata ada udang dibalik rempeyek ya.
    Baru tahu aku, ternyata dihitung per klik.

    Tapi, kadang memang keterlaluan, iklan memenuhi halaman, sehingga susah cari kolom pemberitaan^^
    Yah, jadi curhat deh, hahaha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.