Puisi Untukmu, Nahda

Rambut itu bukan rambutmu, Nak Suka sekali kamu mengelus mencium wanginya Terbaring mamamu diam tak sanggup teriak Sekian lama tersenyum memandang ulirnya Nahda, nahda di mana kau berada Suaramu reda hatiku resah Berikan papa sedikit saja Biarku tebak hatimu gundah Ruang ini sungguh bertelinga, Nak Sanggup mendengar hembusan nafasmu Apatah lagi gelombang suaramu teriak Ramai

Read More