Kenal Isjet?

Nama aslinya Iskandar Zulkarnaen.

Nama itu diberikan orang tuanya sesaat setelah dia lahir di kampung Kuningan Timur, yang sekarang udah berubah wajah jadi komplek perkantoran dan kawasan diplomat Mega Kuningan, Jakarta Selatan.

Kampungnya bubar, tapi darah Betawi yang dialirin orang tua dan leluhurnya masih mengalir, terus sampai ke anak-anaknya.

Dia boleh berbangga hati karena dulu tanah neneknya diborong ama Presiden Soekarno untuk dijadikan rumah kediaman Dewi Soekarno yang sempat menjadi tempat pengasingan saat Sang Proklamator sakit. Lalu di tahun 2009, Iskandar bertemu dengan Dewi Soekarno di KBRI Tokyo dalam sebuah perayaan HUT RI.

Isjet bertukar kartu nama dengan Dewi Soekarno di KBRI Tokyo. (NiningHP)

Setelah itu, katanya dia bertemu sekian tokoh dan pejabat, mulai dari walikota, gubernur sampai presiden. Tapi mereka semua gak lebih hebat dari almarhum babanya yang saban hari milir jualan susu di kawasan Kota dan sekenanya, apalagi dibandingin almarhumah ibunya yang saban hari ngajar al Qur’an dan nilai-nilai agama buat masyarakat sekitar.

Berhubung ada banyak banget orang di bumi yang pakai nama “Iskandar Zulkarnaen” ataupun “Iskandar Zulkarnain”, alumnus Gontor angkatan Emas 1996 ini memutuskan untuk menyingkatnya.

Maka jadilah iskandarjet alias iskandar z alias iskandar zulkarnaen. Tapi ternyata iskandarjet masih cukup panjang dan susah disebut. Namanya pun kena pangkas lagi jadi isjet alias @iskandarjet.

Jadilah orang-orang memanggilnya isjet atau bang isjet atau mas isjet.

Trus, apa hebatnya orang ini?

Enggak ada. Orangnya biasa aja.